Secara umum, langkah-langkah dalam menganalisa pipe stress adalah sebagai berikut….cekidot yachh…

A. Mengumpulkan data-data yang digunakan sebagai input data, meliputi: 

1. Output dari performance, yaitu pipe line design data, meliputi :

– Piping and Instrumentation Diagram (P & ID)

– Design Pressure, Design Temperature dan Pipe size pada masing-masing Pipe  Line

– Persyaratan tambahan yang berhubungan dengan proses piping tersebut

2. Persyaratan untuk Wind load dan seismic load

3. Preliminary isometric drawing pada masing-masing pipe line dari design drafting

B. Menentukan design parameter pada masing-masing pipe line dan setiap elevation

C. Melakukan analisa terhadap masing-masing pipe line dengan menggunakan software yang ada dengan langkah-langkah sebagai berikut :

1. Memasukan input data, meliputi :

– Data geometri model pipe line sesuai dengan isometric drawing

– Design pressure dan design temperature

– Pipe size, schedule atau thickness, manufacturing tolerance, corrosion allowance, insulation thickness dan material specification

– Wind load dan seismic load yang disyaratkan

– Menentukan lokasi pipe support atau pipe hanger

– Menentukan code atau standard yang berlaku

2. Melakukan analisa terhadap pipe line tersebut dengan mengikuti langkah-langkah yang berlaku pada software tersebut.

3. Melakukan check dan review terhadap hasil analisa dengan memperhatikan kondisi dari masing-masing pipe line, meliputi :

– Stress, displacement dan thermal expansion yang terjadi pada pipe line, pipe support atau pipe hanger, apakah kondisi tersebut masih dalam kondisi yang diijinkan.

– Melakukan “try and error” guna mendapatkan hasil yang optimal yaitu menentukan lokasi dan jenis pipe support atau pipe hanger.

D. Merencanakan atau mendesign bentuk/jenis pipe support atau pipe hanger berdasarkan besarnya force dan moment pada setiap lokasi pipe support atau pipe hanger. Design pipe support menggunakan software steel structure analysis, untuk prosedur analisa dan perhitungan mengacu pada prosedur analisa dan perhitungan untuk steel structure.

E. Summary output yang harus diberikan ke design drafting, meliputi:

1. Material specification, nominal thickness/pipe size dan fitting yang digunakan

2. Lokasi dan design pipe support atau pipe hanger