…Menyapa pembaca…Ketemu lagi di tulisan saya…Tulisan dibawah adalah lanjutan dari artikel saya sebelumnya Amine Plant (Acid Gas Treating)..Selamat menikmati..

Berikut ini adalah item utama peralatan dalam Gas Sweetening System (Amine System).

  1. ABSORBER TOWER
  2. AMINE STRIPPING
  3. FLASH SEPARATOR
  4. AMINE REGENERATION
  • Absorber Tower

Gas yang keluar dari sumur pertama kali dilewatkan ke Production Separator di mana kandungan air dari gas alam cair dipisahkan. Dari sini gas alam cair kemudian dipisahkan dari kandungan airnya di dalam scrubber sebelum masuk ke sweetening process pada Absorber Tower.

Aliran gas yang mengandung H2S, dari scrubber masuk ke bagian bawah Absorber Tower. Lean amine (MDEA) masuk melalui top tray dari Absorber Tower.

Karena bersifat gas, maka terjadi aliran keatas sehingga kontak dengan Lean amine yang mengalir ke bawah. Kandungan H2S pada gas akan diserap oleh Lean amine (MDEA) yang mengalir melintasi tray dan setelah itu mengalir ke bawah melalui bottom of Absorber Tower.

Sebagai gas melewati katup pada nampan, ia dipaksa untuk gelembung melalui solusi MDEA mengalir di baki. Ini menggelegak gas-cair kontak mempromosikan penyerapan sebagai gas H2S yang kaya yang tersebar melalui solusi MDEA ramping.

Lean amine menjadi lebih jenuh (membawa kandungan H2S) sehingga menjadi Rich amine  dan dialirkan ke bagian Amine Regeneration.

Gas sweetening keluar dari atas Absorber Tower melalui elemen mist extractor dan disalurkan ke bagian Dehydration Unit. Level amine pada Absorber Tower dikontrol oleh Level Control System.

Rich amine mengalir dari bagian bawah menuju ke Flash Separator.

  • Flash Separator

Flash separator adalah separator yang berjenis 2-fase dan berbentuk vessel horisontal yang bekerja pada tekanan lebih rendah dari Absorber Tower. Penurunan tekanan menyebabkan gas yang terlarut dalam amina akan blow off – (seperti membuka kaleng minuman bersoda).

Gas blow off dalam Flash separator mengandung H2S, CO2, dan sedikit hidrokarbon. Gas ini keluar melalui separator kecil berbentuk vertikal kecil yang menempel pada bagian atas Flash separator yang disebut ‘Re-absorber’, dan menuju ke flare header.

Kolom yang berisi packing dan menerima aliran kecil amina ramping di atas kemasan sebagai semacam ‘refluks’ untuk melumpuhkan setiap uap amina dari gas naik dan kembali menyerap gas asam untuk mencegah gas asam pergi ke sistem bahan bakar.

Rich amine mengalir dari Flash separator menuju ke Rich/Lean Exchanger. Fungsi utama dari heat exchanger ini adalah untuk memanasakan Rich amine dan untuk mendinginkan Lean Amine yang berasal dari Reboiler.

Dari heat exchanger, Rich amine mengalir ke filter cartridge untuk menghilangkan kotoran dan partikel padat sebelum memasuki Amine stripping.

  • Amine Stripping

Amine stripping adalah equipment yang digunakan untuk menghilangkan kandungan gas asam yang terserap pada Rich amine. Rich amine mengalir ke bawah kemudian kontak dengan gas panas yang dihasilkan dalam reboiler di bagian bawah Amine stripping tersebut.

Gas asam, hidrokarbon dan uap air meninggalkan bagian atas stripper melalui demister screen menuju ke Reflux Condenser di mana uap air dan uap amina dikondensasikan untuk mendapatkan cairan amine kembali ke Amine stripping. Gas asam yang mengandung (H2S & CO2) dan HC itu di-venting melalui Pressure Control Valve (PCV) ke Flare system.

Semi Lean amine yang terakumulasi di bagian bawah Amine stripping mengalir karena gravitasi ke bagian bawah Amine reboiler (Amine Regeneration).

  • Amine Regeneration

Amine Reboiler

Fungsi dari reboiler adalah untuk menambahkan panas yang cukup pada Semi Lean amine untuk menguapkan gas yang diserap dari Semi Lean amine.

Hal ini dapat dicapai dengan memanaskan Lean amine dengan menggunakan aliran Hot oil melalui heat exchanger tipe ‘U’-tube dalam reboiler.

Temperatur di dalam reboiler dikontrol oleh TC / FC system control yang mengacu pada temperatur outlet hot oil dari reboiler. Reboiler ini dibangun dengan penghalang internal yang mempertahankan level amine di atas hot oil tubes untuk kecepatan memaksimalkan transfer panas dan mencegah overheating pada sistem.

Hot lean amine mengalir dalam pipa di sepanjang reboiler dan dikontrol oleh level control system menuju ke Lean/Rich Heat Exchanger.

Uap panas meninggalkan reboiler melalui lubang yang terletak di bagian atas dan terdiri dari uap air, gas asam, beberapa senyawa HC dan uap amina.

Lean amine dari heat exchanger kemudian mengalir ke Amine storage/surge tank di mana dipompa oleh booster pump untuk diedarkan kembali ke sistem.

*) edited from http://articles.compressionjobs.com